Survei Pra Pilkada Bateng Berpotensi Partisipasi Politik Capai 88%, Didit Ungguli Petahana

  • Whatsapp

Bangka Tengah, Detakbabelnews.com – Peneliti Demokrasi dan Pemilu, Ranto S.IP., M.A bekerjasama dengan Forum Intelektual Bangka Belitung dan Walikopi mengumumkan hasil survei pra Pilkada Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung di tahun 2020, Jumat, Bertempat di Cafe Royal Koba.( 24/7/2020 )

Dalam pers rilisnya yang Bertajuk ‘ Persepsi dan Ekspetasi Masyarakat Menjelang Pilkada 2020 ‘, yang diinisiasi oleh Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Bangka Belitung (UBB) tersebut, dihadiri oleh Tokoh Masyarakat Koba, Perwakilan Partai, Organisasi Kepemudaan (OKP) serta Masyarakat Umum, berjumlah lebih dari 40 orang.

Bacaan Lainnya

Dalam Pers rilis, Ranto mengatakan momen Pilkada merupakan magnet tersendiri bagi para peneliti bidang politik termasuk dirinya, sehingga pihaknya ingin memberikan edukasi terkait hasil riset yang ia keluarkan berdasarkan metode-metode ilmiah.

Ia mengatakan, hal pertama yang dilihat adalah partisipasi politik, lalu mengetahui rujukan sumber informasi politik, potensi money politik, kondisi sosial di era covid 19, mengukur tingkat keterpilihan dan kepantasan kandidat serta harapan publik.

“ Populasi yang kita ambil dalam penelitian ini adalah masyarakat Bateng yang telah memiliki hak pilih dengan mengambil sample 600 orang yang terdiri dari 305 laki-laki dan 295 perempuan,”ujarnya.

Sambungnya, sample sendiri dipilih secara random dengan prosedur multistage random sampling dengan tingkat tolerasi kesalahaan (margin eror) kurang lebih 4,7 persen dengan tingkat kepercayan mencapai 95 persen.

“ Pengumpulan hasil survei kita laksanakan sejak 10 -15 Juli 2020 dengan melakukan Quality Control terhadap Koresponden yang diwawancarai 80 persen dengan mendatangkan kembali rensponden tersebut,”ungkapnya.

Disampaikan dirinya, jika Pilkada dilaksanakan hari ini dengan kandidat yang dimiliki, potensi partisipasi politik masyarakat bisa mencapai 88 persen.

” Kandidat yang dimiliki Bangka Tengah dalam Pilkada 2020 cukup menarik sehingga berpotensi menarik masyakat dalam berpartisipasi cukup tinggi,” terangnya.

Ia menerangkan, dalam hasil riset, 10 kandidat memiliki hasil popularitas figur yang berbeda-benda yaitu, Ibnu Saleh 92,2 persen, Didit 92,7 persen, Yulianto Satin 15,2 persen, Algafry 18,3 persen, Korari 24 persen, Hery Erfian 25,3 persen, Pahlevi 14 persen, Apri 8 persen, Tanwin 8,5 persen, Melati 80,2 persen dan Erliansyah 7,3 persen.

“ Namun yang menarik adalah persentase popularitas tidak selalu berbanding lurus dengan nilai elektabilitas, dimana tiga kandidat dengan nilai popularitas tinggi memiliki memiliki persentase elektabilitas yang berbeda diantaranya Didit Srigusjaya dengan elektabilitas mencapai 45,5 persen, Ibnu Saleh 26,7 persen, Melati 2,8 persen, tidak tahu 24,5 persen dan tidak jawab 3,5 persen,”jelasnya.

Sedangkan jika hanya diambil dua figur calon Bupati saja, Didit Srigusjaya memiliki elektabilitas mencapai 47,2 persen, Ibnu Saleh 26,3 persen, tidak tahu 22,7 persen dan tidak jawab 3,8 persen.

“ Dari hasil riset bisa disimpulkan persentase figur yang paling pantas menjadi Bupati Bangka Tengah 2020 yakni Didit Srigusjaya dengan 46,3 persen, Ibnu Saleh 33, 5 persen, Melati 4,3 persen dan Erfian 0,7 persen,” katanya. ( Nzm  ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *